Pentingnya Menejemen Proyek Di Bidang IT

Manajemen Proyek



Assalamualikum warahhamatullahi wabaralatuh

Oke kembali lagi bersama saya Dede Mardian Dwi Saputra pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang betapa penting nya manajemen proyek di bidang IT.

A.PENDAHULUAN

a.Pengertian

manejeman sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal



b.Latar Belakang Masalah

saya ingin memberitahu kalau manajemen proyek penting di gunakan saat bekerja apalagi sebagai IT.


B.MAKSUD DAN TUJUAN

a.Maksud

Mempelajari mejemen proyek.


b.Tujuan

menerpakan nya saat bekerja.


C.BATASAN DAN RUANG LINGKUP PEKERJAAN

Manajemen Proyek di Bidang IT


E.TARGET DAN HASIL YANG DIHARAPKAN

MEngetahui manajemn proyek.

Menerpakan nya saat bekerja.


F.METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN

Membaca e-book Manajemen Proyek

Berdiskusi

Berntanya jawab


G.Alat dan Bahan

laptop

internet


H.Target Waktu

1 jam ( 10.00 - 11.00 )


I.Tahapan Pelaksanaan

George R. Terry telah merumuskan fungsifungsi tersebut sebagai POAC(Planning,Organizing, Actuating dan Controlling)

ada 4 bagian:



P lanning (Perencanaan)

   Planning adalah proses yang secara sistematis mempersiapkan kegiatan guna

mencapai tujuan dan sasaran tertentu. Kegiatan diartikan sebagai kegiatan

yang dilakukan dalam rangka pekerjaan konstruksi, baik yang menjadi

tanggung jawab pelaksana (kontraktor) maupun pengawas (konsultan).

Kontraktor maupun konsultan, harus mempunyai konsep planning” yang

tepat untuk mencapai tujuan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab

masing-masing


O rganizing (Pengorganisasian)

    Organizing (pengorganisasian kerja) dimaksudkan sebagai pengaturan atas suatu kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang, dipimpin oleh pimpinan kelompok dalam suatu wadah organisasi. Wadah organisasi ini menggambarkan hubungan-hubungan struktural dan fungsional yang diperlukan untuk menyalurkan tanggung jawab, sumber daya maupun data.

 

A ctuating (Penggerakan)

    Actuating diartikan sebagai fungsi manajemen untuk menggerakkan

orang yang tergabung dalam organisasi agar melakukan kegiatan

yang telah ditetapkan di dalam planning. Pada tahap ini diperlukan

kemampuan pimpinan kelompok untuk menggerakkan; mengarahkan; dan memberikan motivasi kepada anggota kelompoknya untuk secara bersama-sama memberikan kontribusi dalam menyukseskan manajemen proyek mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.



C ontroling (Pengendalian) 

   Controlling diartikan sebagai kegiatan guna menjamin pekerjaan yang telah

dilaksanakan sesuai dengan rencana. Didalam manajemen proyek jalan

atau jembatan, controlling terhadap pekerjaan kontraktor dilakukan oleh

konsultan melalui kontrak supervisi, dimana pelaksanaan pekerjaan

konstruksinya dilakukan oleh kontraktor. Pengawas Umum (General

Superintendat) berkewajiban melakukan Pengendalian (secara berjenjang)

terhadap pekerjaan yang dilakukan oleh staf di bawah kendalinya yaitu Site

Administration, Quantity Surveyor, Materials Superintendant, Construction

Engineer, dan Equipment Engineer untuk memastikan masing-masing staf

sudah melakukan tugasnya dalam koridor “jaminan kualitas (quality

assurance)”. Sehingga, tahap-tahap pencapaian sasaran sebagaimana

direncanakan dapat dipenuhi.


prinsip-prinsip umum manajemen ini terdiri dari:13


    1.Pembagian kerja (division of work)

    2.Wewenang dan tanggung jawab (authority and responsibility)

    3.Disiplin (discipline)

    4.Kesatuan perintah (unity of command)

    5.Kesatuan pengarahan (unity of direction)

    6.Mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan sendiri 

       (subordination of individual interests to the general interests)

    7.Pembayaran upah yang adil (renumeration)

    8.Pemusatan (centralisation)

    9.Hierarki (hierarchy)

    10.Tata tertib (order)

    11.Keadilan (equity)

    12.Stabilitas kondisi karyawan (stability of tenure of personnel)

    13.Inisiatif (Inisiative)


J.KESIMPULAN YANG DIDAPATKAN

Sebelum melakukan pekerjaan alangkah baiknya memiliki manajemen proyek yang baik supaya mengerjakan pekerjaan dengan baik dan benar sesuai keinginan.


K.REFERENSI

e-Book Konsepsi Menejemen Proryek. 

Mungkin sekian yang dapat saya samapikan apabila ada sakah dalam pengetikan saya mohon maaf yang sebesar besar nya dan semoga materi ini bermafaat.

Wassalamaualikum warahhmatullahi wabarakatuh.

Posting Komentar

0 Komentar